Setelah Mendeley terpasang (dibahas di Seri Mendeley bagian 1), saatnya memakainya untuk menulis. Di bagian ini kita belajar alur kerja lengkapnya: memasukkan referensi, merapikannya, membaca dan memberi catatan pada PDF, sampai membuat sitasi dan daftar pustaka otomatis di Microsoft Word.
Ikuti langkahnya secara berurutan. Begitu terbiasa, Anda tidak perlu lagi mengetik daftar pustaka satu per satu.
1. Mengenal tampilan Mendeley Reference Manager
Buka aplikasi Mendeley Reference Manager. Tampilannya terbagi menjadi beberapa area:
- A. Tombol Add new: untuk menambahkan referensi baru.
- B. Panel kiri: berisi All References (semua referensi), Recently Added, Favorites, dan Collections (folder buatan Anda).
- C. Daftar referensi: menampilkan penulis, tahun, judul, dan sumber.
- D. Panel Info: detail referensi yang dipilih. Data di panel inilah yang dipakai untuk membuat sitasi.
2. Memasukkan referensi ke Mendeley
Ada empat cara memasukkan referensi. Pilih yang paling sesuai dengan sumber Anda.
Cara 1: Seret file PDF
Buka folder tempat Anda menyimpan PDF jurnal, lalu seret file-nya ke jendela Mendeley. Mendeley akan membaca judul, penulis, tahun, dan nama jurnal secara otomatis. Anda juga bisa klik Add new → File(s) from computer untuk memilih file.
Cara 2: Masukkan DOI (paling akurat)
DOI adalah kode unik artikel jurnal, biasanya tertulis di halaman pertama artikel, misalnya 10.xxxx/xxxxx.
- Klik Add new → Add entry manually.
- Tempel DOI di kolom DOI, lalu klik ikon pencarian (kaca pembesar) di sebelahnya.
- Data artikel akan terisi otomatis. Periksa sebentar, lalu klik Add entry.
Untuk buku atau sumber tanpa DOI, isi datanya secara manual di jendela yang sama: pilih jenis referensi (misalnya Book), lalu isi judul, penulis, tahun, kota, dan penerbit.
Cara 3: Lewat Web Importer di browser
- Buka artikel di Google Scholar atau situs jurnal.
- Klik ikon Mendeley di toolbar browser.
- Pilih artikel yang ingin disimpan, lalu klik Add. Jika PDF-nya tersedia gratis, file itu ikut tersimpan.
Cara 4: Impor dari aplikasi lain
Jika sebelumnya Anda memakai EndNote atau Zotero, ekspor library lama ke format .ris atau .bib, lalu di Mendeley klik Add new → Import library.
3. Periksa dan lengkapi data referensi
Langkah ini sering dilewati, padahal sangat penting. Sitasi dan daftar pustaka dibuat dari data di panel Info. Jika datanya salah, daftar pustaka Anda juga akan salah.
Klik sebuah referensi, lalu periksa di panel kanan:
- Nama penulis: nama belakang dan nama depan berada di kolom yang benar.
- Tahun terbit dan judul sudah tepat (tidak semuanya huruf kapital).
- Nama jurnal, volume, nomor (issue), dan halaman terisi.
- DOI atau URL tersedia jika ada.
4. Mengelompokkan referensi dengan Collections
Collections adalah folder untuk merapikan referensi, misalnya per bab skripsi atau per topik.
- Di panel kiri, klik New Collection (atau ikon + di samping tulisan Collections).
- Beri nama, misalnya Bab 2 – Kajian Teori atau Metodologi.
- Seret referensi dari daftar ke collection yang diinginkan. Satu referensi boleh masuk ke lebih dari satu collection.
5. Membaca PDF dan memberi catatan
Klik dua kali referensi yang memiliki PDF untuk membukanya di Mendeley. Di sini Anda bisa membaca sambil menandai bagian penting.
- Highlight: pilih alat highlight dan warnanya, lalu blok teks. Gunakan warna berbeda untuk tujuan berbeda, misalnya kuning untuk definisi, hijau untuk hasil penelitian, dan biru untuk metode.
- Catatan tempel (sticky note): klik alat catatan, lalu klik bagian halaman untuk menulis komentar, misalnya "pakai untuk Bab 2.1".
- Notebook: kumpulkan highlight dan catatan dari berbagai PDF di satu halaman. Klik sebuah kutipan di Notebook untuk kembali ke halaman PDF asalnya.
Semua highlight dan catatan tersimpan di akun Anda, jadi tetap ada saat membuka Mendeley di laptop lain.
6. Menyisipkan sitasi di Word dengan Mendeley Cite
Sekarang bagian yang paling ditunggu: memasukkan sitasi ke naskah skripsi.
- Buka naskah skripsi di Microsoft Word.
- Klik tab References, lalu klik Mendeley Cite. Panel Mendeley Cite terbuka di sisi kanan.
- Letakkan kursor di posisi sitasi, biasanya di akhir kalimat sebelum tanda titik.
- Ketik judul, nama penulis, atau tahun di kolom pencarian panel.
- Centang referensi yang dimaksud. Untuk mengutip beberapa sumber sekaligus, centang lebih dari satu.
- Klik Insert citation. Sitasi seperti (Penulis, 2024) langsung muncul di naskah.
Menambahkan nomor halaman pada sitasi
Untuk kutipan langsung, biasanya perlu nomor halaman. Klik sitasi di naskah, lalu pilih Edit citation di panel Mendeley Cite. Di sana Anda bisa menambahkan nomor halaman, kata sebelum atau sesudah sitasi, atau menyembunyikan nama penulis (misalnya untuk kalimat "Menurut Penulis (2024)…").
7. Mengganti gaya sitasi (APA, Harvard, IEEE, dan lainnya)
Setiap kampus punya aturan penulisan sendiri. Ikuti pedoman penulisan kampus Anda.
- Di panel Mendeley Cite, buka tab Citation Style.
- Pilih gaya yang tersedia, misalnya APA 7th edition, atau klik opsi untuk mencari gaya lain seperti Harvard, IEEE, Vancouver, atau Chicago.
- Semua sitasi dan daftar pustaka di dokumen akan berubah otomatis.
8. Membuat daftar pustaka otomatis
- Letakkan kursor di halaman Daftar Pustaka, di bawah judul "DAFTAR PUSTAKA".
- Di panel Mendeley Cite, klik ikon titik tiga (More), lalu pilih Insert Bibliography.
- Daftar pustaka tersusun otomatis dan rapi sesuai gaya sitasi yang dipilih.
Daftar pustaka ini ikut diperbarui otomatis. Setiap kali Anda menambah atau menghapus sitasi, isinya menyesuaikan. Jika Anda mengubah data referensi di Mendeley Reference Manager, klik ikon titik tiga lalu Refresh References agar perubahan ikut masuk ke Word.
Tips agar daftar pustaka selalu rapi
- Jangan mengetik ulang atau mengedit teks sitasi secara manual di Word. Perbaiki datanya di Mendeley, lalu refresh.
- Gunakan DOI setiap kali tersedia, karena datanya paling lengkap dan akurat.
- Gunakan satu akun Mendeley di laptop dan Word supaya referensinya sama.
- Simpan cadangan naskah secara berkala, misalnya di OneDrive atau Google Drive.
- Sebelum mengirim naskah ke dosen pembimbing, periksa sekali lagi daftar pustaka sesuai pedoman kampus.
Masalah yang sering muncul
Referensi baru tidak muncul di Mendeley Cite
Pastikan Mendeley Reference Manager sudah tersinkron (terhubung ke internet), lalu tutup dan buka kembali panel Mendeley Cite di Word.
Nama penulis di daftar pustaka salah
Perbaiki nama penulis di panel Info Mendeley Reference Manager, lalu klik Refresh References di Mendeley Cite.
Gaya sitasi tidak sesuai pedoman kampus
Cari nama gaya yang lebih spesifik di tab Citation Style. Jika tetap tidak ada, tanyakan ke perpustakaan kampus, karena beberapa kampus menyediakan file gaya sitasi sendiri.
Ringkasan
- Masukkan referensi lewat PDF, DOI, Web Importer, atau impor file.
- Periksa data di panel Info supaya sitasi akurat.
- Rapikan dengan Collections, lalu baca dan beri catatan pada PDF.
- Di Word, sisipkan sitasi dengan Mendeley Cite, pilih gaya sitasi, lalu buat daftar pustaka otomatis.
Dengan alur ini, Anda bisa fokus pada isi skripsi atau tesis, bukan sibuk merapikan daftar pustaka. Belum memasang Mendeley? Baca dulu Seri Mendeley bagian 1: Cara Download dan Instal Mendeley.





Posting Komentar